Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang menderita stroke, Anda mungkin akan khawatir apakah bakal terjadi bakat Stroke juga. Apakah riwayat keluarga meningkatkan risiko Anda menderita stroke? Adakah yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko?

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena stroke seperti usia, berat badan, dan kebugaran secara umum, tetapi meskipun Anda dapat melakukan perubahan gaya hidup tertentu untuk menurunkan risiko, beberapa hal yang tidak dapat Anda bantu dan riwayat keluarga hanyalah salah satunya.

Tentunya jika Anda memiliki riwayat keluarga stroke, maka risiko stroke Anda meningkat dibandingkan dengan mereka yang tidak. Penyebab stroke pada remaja dan anak-anak sangat berbeda dengan stroke pada orang dewasa dan riwayat keluarga tidak relevan, tetapi kondisi medis keluarga lainnya mungkin berperan dalam menyebabkan stroke.

Namun meskipun Anda memiliki anggota keluarga yang menderita stroke, ini tidak berarti bahwa Anda sendiri akan terus menderita stroke. Stroke sangat umum terjadi, mempengaruhi lebih dari 150.000 orang di Inggris per tahun dan banyak dari stroke tersebut tidak ada hubungannya dengan genetika dan segala sesuatu yang berkaitan dengan faktor risiko lain yang lebih dapat dicegah.

Jika Anda memiliki beberapa anggota keluarga yang menderita stroke, maka Anda mungkin memiliki risiko genetik stroke dan Anda harus berbicara dengan dokter Anda tentang cara mengelola risiko tersebut. Pemeriksaan kesehatan oleh dokter Anda dapat menilai risiko stroke dan menguji beberapa tanda umum seperti detak jantung tidak teratur.

Jika Anda memang memiliki risiko stroke secara turun-temurun, Anda dapat menghilangkan risiko tersebut dengan mengambil langkah-langkah untuk mencegah stroke.

~ Diet

Diet berlemak dapat meningkatkan risiko stroke, jadi bicarakan dengan ahli gizi yang dapat berbicara dengan Anda tentang makan makanan rendah lemak dan berserat tinggi dan mengurangi kadar kolesterol Anda.

~ Olahraga

Tekanan darah tinggi dan obesitas meningkatkan risiko stroke sehingga berolahraga secara teratur sambil makan dengan sehat dapat mengatasi risiko tersebut dan mengarah pada sistem peredaran darah yang lebih efisien dan menurunkan tekanan darah Anda. Menurut para ahli Stroke merekomendasikan agar orang dewasa melakukan dua cara latihan fisik dalam seminggu seperti bersepeda, berjalan kaki, atau berenang.

~ Merokok

Seseorang yang merokok dapat melipat gandakan risiko terkena stroke dibandingkan dengan seseorang yang tidak, karena merokok mempersempit arteri sehingga darah lebih cenderung menggumpal.

~ Minuman Keras

Kita semua menikmati minuman aneh, tetapi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan detak jantung tidak teratur yang merupakan faktor penyebab stroke. Minum minuman keras dapat meningkatkan risiko terkena stroke tiga kali lipat.

Jika Anda memiliki anggota keluarga yang menderita stroke dan kehilangan sebagian mobilitasnya, Anda dapat membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih mandiri di rumah sendiri. Kini banyak tempat terapi untuk menyembuhkan penyakit Stroke.

Disamping itu juga Anda bisa memberi motivasi kepada keluarga Anda untuk melakukan pola hidup sehat serta rajin berolahraga guna membantu pemulihan stroke itu sendiri. Semoga bermanfaat