Cara Memanaskan Mobil yang Tepat dan Benar

Maksimal 2 hari sekali mobil, terutama yang jarang digunakan harus dipanaskan. Untuk jenis mobil keluaran lama atau yang mempergunakan karburator, Anda tidak boleh menyepelekan pemanasan mobil sebab mesin lebih rentan rusak dibandingkan dengan jenis mobil keluaran baru. Hal tersebut disebabkan karena mesin yang didiamkan dalam jangka waktu yang cukup lama menyebabkan oli mesin akan turun dan kemudian mengendap di bagian bawah serta menyebabkan mesin menjadi dingin. Jika hal tersebut terus dilakukan, akan menimbulkan kondensasi serta menyebabkan uap air mampu memasuki sela ruang mesin.

Jika uap air tersebut menumpuk dalam waktu yang cukup lama akan menyebabkan mesin menjadi korosi dan saat dihidupkan kerusakan tersebut akan semakin lebih parah. Kerusakan tersebut terjadi saat komponen mobil yang karat dan tidak kokoh ditekan dengan kerja berat serta panas mesin yang tinggi. Karena hal tersebut setidaknya 2-3 kali dalam seminggu Anda harus memanaskan mesin mobil Anda.

Sebelum Anda mulai untuk memanaskan kendaraan Anda tersebut, maka sebaiknya keluarkan mobil Anda di ruangan yang terbuka atau jika Anda hendak melakukannya di garasi, maka buka garasi Anda lebar-lebar agar terjadi pertukaran udara dengan baik. Hal tersebut disebabkan emisi gas buang yang dikeluarkan mobil memiliki racun yang tidak baik untuk kesehatan. Jika Anda memanaskan kendaraan, tidak hanya mobil namun juga motor di tempat yang tertutup maka akan menyebabkan emisi gas buang tersebut masuk ke dalam rumah bahkan bisa masuk ke tubuh Anda yang dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan, misalnya Anda menjadi sesak nafas karena pasokan udara bersih yang ada di sekitar Anda berkurang.

Setelah itu, Anda bisa memanaskan kendaraan Anda. Cara memanaskan mesin mobil yang benar adalah dengan menghidupkan mesin selama 2-3 menit. Saat Anda sedang memanaskan mobil, Anda tidak perlu menginjak gas terlalu dalam. Jangan menyalakan AC ketika mobil sedang dipanaskan kecuali jika mobil sudah akan Anda pergunakan dan hal ini dilakukan dengan tujuan agar kerja mesin tidak menjadi terlalu berat. Biarkan mobil yang sedang Anda panaskan tersebut ada di dalam kondisi stationer.

Saat Anda merasa cukup ketika memanaskan mobil, Anda sudah mulai bisa mengendarai mobil Anda tersebut atau disimpan kembali di garasi. Namun, saat Anda langsung menjalankan mobil tersebut, jalankan secara perlahan terlebih dahulu agar mesin mobil tetap dalam kondisi yang stabil. Setelah beberapa saat Anda bisa sesekali menekan pedal gas dengan lebih dalam kondisi kopling yang di injak dengan tujuan untuk menggeber mesin sehingga kerak dan kotoran yang ada di bagian dalam mesin mobil dapat terbuang dan keluar lewat knalpot. Akan tetapi, cara menggeber mesin ini bisa Anda lakukan 1x atau sesekali dalam seminggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *