5 Hal yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Membeli Rush atau Terios

Meluncur akhir tahun lalu, dua ‘saudara kembar’ beda produsen ini sudah tersebar di seluruh Indonesia. Jika kamu memang berminat untuk meminangnya, mobil ini sudah mulai bisa melihat atau menjajal low SUV ini di dealer. Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum anda membeli kendaraan impian anda agar tidak kecewa dikemudian hari. Hal yang pertama adalah melakukan test drive dan ada beberapa hal lagi yang perlu anda perhatikan sebelum membeli kendaraan seperti yang berikut ini :

  1. Perhatikan bagian pintunya

Pertama, buka pintu dan masuk dalam mobil dan dengarkan bunyi suara pintu ketika ditutup, sebagai awal untuk merasakan keheningannya. Bagaimana suara pintu ketika tertutup, seperti ‘blep’, misalnya? Bila iya, berarti mobil tersebut memang memiliki sistem kedap yang baik.

  1. Perhatikan suara mesinnya

Kedua, nyalakan mobil dan rasakan bunyi decit mesin. Kali ini, Rush dan Terios terbaru sudah mengalami pembaruan kekedapan, di mana suaranya sudah tak lagi terdengar dekat, tapi terasa jauh karena beberapa improvement, seperti menambahkan karet-karet dan yang lainnya untuk meredam itu semua, untuk mementingkan kenyamanan.

  1. Perhatikan ketika melaju dalam kecepatan rendah

Ketiga, dalam kecepatan rendah, sebaiknya coba rasakan getaran mobil pada jalan yang tidak halus apakah sampai di pinggul atau punggung. Bila melaju di permukaan paving block yang terasa kasar, dan coba dirasakan getaran yang dirasakan di bagian pantat atau punggung.

  1. Perhatikan handling-nya

Keempat, coba perhatikan terkait handling mobilnya. Pada kecepatan terbatas sekitar 10-20 kpj saat menjajal di dealer, coba dirasakan handling-nya, kemudianya berat atau tidak. Kalau untuk Rush dan Terios terbaru pada kecepatan rendah terbilang ringan, jadi seperti sedan yang di kecepatan 10-30 kpj dirasa tidak berat. Produsen memberikan handling ringan, untuk mengakomodasi penggunaan di dalam kota yang macet dan kerap changing lane atau berpindah jalur. Jadi dibutuhkan kendaraan dengan handling yang responsif.

  1. Perhatikan respons gas dan rem

Kelima, perhatikan soal respons gas dan rem, apakah cukup responsif atau tidak. Khusus untuk pengereman, semakin dalam pedal diijak untuk mendapatkan pengereman maksimal, maka bisa dikatakan itu kurang baik. Dua mobil ini, bisa dikatakan lembut alias tidak perlu menginjak pedal cukup dalam untuk memaksimalkan pengereman. Karena kategori bagus rem, pengendara tak perlu harus terlalu banyak effort untuk melakukan pengereman maksimal, tanpa harus juga mengagetkan.

Bonus info: Keunggulan Rush dan Terios model terbaru

Terios generasi terbaru, secara ukuran lebih panjang 23 cm dari generasi sebelumnya. Ubahan ini jelas bisa membuat ruang baris ketiga jauh lebih besar, karena yang sekarang ini semuanya hanya punya satu pilihan, yaitu 7-penumpang saja. Sedangkan, Rush generasi terbaru yang secara dimensi sama persis dengan kembarannya. Perbedaan paling mendasar hanya pada desain eksterior dan interior, serta beberapa fitur keamanan dan keselamatan. Mengenai besaran tenaga juga dibuat sama, kedua produsen menggunakan mesin baru seperti yang digunakan di generasi low sport utility vehicle (LSUV) ini diklaim lebih irit 20-30 persen dibanding dengan model sebelumnya, namun tetap tergantung dari cara atau gaya mengemudi setiap orang.

Mesin baru ini minim pantangan karena disebut masih sanggup menenggak bensin dengan research octane number (RON) 88 atau sekelas premium, namun kalau mau mendapat performa tenaga atau gas buang yang lebih bersih, disarankan memakai yang lebih tinggi oktannya, seperti 92 atau 98. Jadi, seharusnya kamu tidak berpaku hanya pada brosur saja. Sebaiknya jajal langsung atau test drive Rush dan Terios baru, dan bandingkan dengan sebelumnya. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *