4 Jenis Chasis yang Harus Diketahui Oleh Para Pecinta Otomotif

Pada dewasa ini teknologi sudah maju dan mempengaruhi bidang otomotif juga. Saat ini ada berbagai jenis mobil yang sudah dibuat dan begitu juga dengan bagian chasis yang sudah memiliki berbagai jenis dan macam. Chasis sendiri adalah sebuah kerangka yang berguna untuk menopang beban dari kendaraan, misalnya mesin dan juga penumpang. Chasis terbuat dari kerangka baja atau besi dan harus memiliki kekuatan yang pas untuk menopang beban tersebut. Benda ini juga berguna untuk menjaga dan membuat mobil menjadi tidak kaku serta tidak penyok jika terlalu lama digunakan. Chasis tersebut sebenarnya memiliki beberapa jenis yang berbeda. Berikut ini adalah jenis-jenis chasis:

  • Ladder Frame

Sesuai dengan namanya, jenis ini memiliki bentuk yang mirip seperti tangga. Jenis ini adalah jenis chasis tertua yang pernah ada dan juga banyak digunakan oleh kendaraan yang khususnya membawa beban yang berat. Jenis ini terbuat dari bahan baja atau balok yang diperkuat dengan menggunakan crosmembers atau joint. Beberapa jenis ini terkadang memerlukan penguat besi yang menyilang agar dapat menjaga strukturnya tersebut. Jenis ini sangat diminati dari dulu hingga sekarang ini.

  • Monocoque

Jenis ini memungkinkan bodi kendaraan menjadi chasisnya, jadi bentuknya juga harus mengikuti bentuk kendaraan tersebut. Chasis ini juga dikenal dengan nama asisi monokok yang memiliki kekuatan utama pada lembaran bajanya atau composit yang sudah disatukan atau sudah diperkuat. Saat ini, jenis chasis ini lebih banyak diaplikasikan pada kendaraan yang terbilang ringan karena dapat memberikan manfaat. Manfaat tersebut ialah mengirit atau menghemat bahan bakar yang dipakai dan juga dapat membantu mempercepat proses produksinya dan jenis ini tidak perlu membuat sasis tambahan.

  • Tubular Space Frame

Jenis ini sering menggunakan balok atau pipa yang akan dirangkai jadi satu dan akan menyerupai bentuk dan model dari kendaraan tersebut. Chasis ini lebih banyak dipakai atau dipasangkan pada mobil balap karena jenis ini sangat mudah untuk ditambah dengan bagian lainnya dan juga mudah didesain untuk menambahkan penguat lainnya. Dalam jenis ini, memasang semua bagiannya haruslah tertriangulasi. Kekuatan chasis ini sangat bergantung terhadap mutu dan juga kualitas sambungannya yang di las pada setiap sendinya.

  • Backbone Chasis

Jenis chasis ini berawal dari pembuatan struktur bagian depan dan belakangnya yang dihubungkan dengan sebuah kerangka tabung yang melintang sepanjang mobil tersebut. Berbeda dengan transmisi tunel, jenis ini memiliki struktur yang kaku dalam keseluruhannya dan juga dapat menahan beban yang cukup berat. Jenis ini juga memiliki beberapa lubang yang bersifat kontinyu. Chasis ini memiliki dinding yang dibuat tebal serta mempunyai kekakuan yang datang dari luas area di bagian backbonenya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *